6 Tren Teknologi Masa Kini

6 Tren Teknologi Masa Kini

Berbagai teknologi baru maupun yang diperbarui banyak dilahirkan pada masa kini, mulai dari mata uang digital, kecerdasan buatan, hingga layanan penyimpanan data. Penerapan teknologi dalam berbagai aspek ditujukan untuk mempermudah hidup orang banyak. Sebab, terobosan ini menjanjikan hal yang praktis. Karena itu, tidak dipungkiri jika tahun ini ada kemungkinan teknologi yang lebih maju dibandingkan tahun sebelumnya.

Berikut ini adalah daftar teknologi yang sedang tren pada masa sekarang. Apa saja teknologi tersebut, simak ulasan berikut.

 

1. Blockchain

Blockchain adalah salah satu teknologi yang tidak menggunakan pihak ketiga dalam suatu proses pertukaran data yang dalam hal ini terjadi pada proses transaksi. Sederhananya, jika Anda membeli sesuatu di toko dengan membayar menggunakan kartu debit, maka pihak toko akan percaya saldo yang anda masukkan sudah masuk ke rekening milik mereka. Nah, pihak ketiga yang dimaksud disini adalah perusahaan Bank yang sebagai penghubung pembeli dan penjual tersebut dalam bertransaksi menggunakan kartu debit tadi. Teknologi ini diklaim sebagai sistem yang paling aman karena tidak dipegang satu organisasi, melainkan ribuan komputer publik.

Meskipun kebanyakan orang berpikir tentang teknologi Blockchain berkaitan dengan cryptocurrency seperti Bitcoin, namun blockchain menawarkan keamanan yang berguna dalam banyak hal lainnya.

Keamanan yang ditawarkan oleh blockchain terbilang tinggi. Hal tersebut mengapa blockchain digunakan untuk cryptocurrency, dan mengapa blockchain dapat memainkan peran penting dalam melindungi informasi seperti data medis pribadi.

 

2. Artificial Inteligence atau AI

Kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) merupakan sebuah teknologi yang mampu memahami lingkungan di sekitarnya, sekaligus memberikan respons yang sesuai dengan tujuan tindakannya tersebut. AI diketahui dapat melakukan tugas-tugas ini lebih cepat dan lebih akurat daripada manusia. Contoh dari AI adalah robot Sophia yang diciptakan Hanson Robotics. Kecerdasan buatan yang ditanamkan pada robot ini diklaim sebagai yang paling canggih. Sebab, Sophia dapat berbicara sekaligus menanggapi lawan bicaranya, serta mengeluarkan beragam ekspresi.

Lingkup penelitian Artificial Intelligence meliputi banyak aspek kemampuan kecerdasan manusia seperti penalaran, pengetahuan, perencanaan, pembelajaran, pemrosesan bahasa alami, hingga kemampuan untuk memanipulasi objek. Akhirnya, Artificial Intelligence diharapkan bisa menjadi sebuah mesin yang benar-benar memiliki kecerdasan umum layaknya manusia. Meski masih mengalami banyak kekurangan, kecerdasan buatan digadang bakal terus berkembang dan menjadi salah satu tren untuk kedepannya.

 

3. Virtual Reality (VR)

Virtual reality adalah sebuah teknologi yang membuat pengguna atau user dapat berinteraksi dengan lingkungan yang ada dalam dunia maya yang disimulasikan oleh komputer, sehingga pengguna merasa berada di dalam lingkungan tersebut.

Virtual reality bekerja dengan memanipulasi otak manusia sehingga seolah-olah merasakan berbagai hal yang virtual terasa seperti hal yang nyata. Bisa dibilang, virtual reality merupakan proses penghapusan dunia nyata di sekeliling manusia, kemudian membuat si pengguna merasa tergiring masuk ke dunia virtual yang sama sekali tak bersentuhan dengan dunia nyata. Untuk dapat melakukan hal ini, tentu dibutuhkan berbagai perangkat tambahan. Paling minimalnya, jika Anda ingin merasakan masuk ke dalam dunia virtual reality, maka dibutuhkan sebuah headset VR, seperti misalnya yang kini banyak ditemukan di pasaran adalah Oculus Rift atau Samsung Gear VR.

 

4. Augmented Reality (AR)

Augmented Reality adalah teknologi yang menggabungkan obyek-obyek virtual (maya) yang ada dengan benda-benda yang ada di dunia nyata sekitar kita, dan dalam waktu yang nyata.

AR dapat ditampilkan pada berbagai perangkat seperti kacamata, layar, ponsel, dan sebagainya. Agar perangkat berfungsi dengan baik, sejumlah data tertentu dalam bentuk video, gambar, animasi, dan model 3D perlu digunakan. Sehingga, orang bisa melihat hasilnya dalam cahaya buatan dan alami. AR menggunakan teknologi SLAM (Simultaneous Localization and Mapping), sensor, dan pengukur kedalaman. Misalnya, mengumpulkan data sensor untuk menghitung jarak dari lokasi sensor ke objek.

 

5. Asisten suara

Tren asisten suara banyak diterapkan pada masa kini. Sejumlah perusahaan seperti teknologi sepeti Alexa dari Amazon, Cortana dari Microsoft dan Siri dari Apple mewarnai pasar asisten suara tahun lalu.

Seperti asisten pada umumnya, asisten suara mampu membantu pengguna perangkat melakukan banyak hal sesuai dengan kebutuhannya. Ia dapat membantu mengatur jadwal, membuat panggilan, serta menulis pesan singkat berasarkan perintah suara dari pemilik perangkat.

 

6. Internet of Things (IoT)

Internet of Thing (IoT) adalah sebuah konsep dimana suatu objek yang memiliki kemampuan untuk mentransfer data melalui jaringan tanpa memerlukan interaksi manusia ke manusia atau manusia ke komputer. Ada beberapa unsur pembentuk IoT dalam membuatnya, termasuk kecedasan buatan, sensor, konektivitas dan berbagai pemakaian perangkat yang ukurannya kecil. IoT ini dapat diterapkan pada banyak bidang seperti kesehatan, pertanian, keamanan, dan lain-lain.

Advertisements

Hingga saat ini, sejumlah perusahaan telah menggunakan layanan berbasis Internet of Things untuk mempermudah transaksi data. Di Indonesia sendiri, perusahaan penggiat layanan IoT kian bertambah. Hal ini menandakan bahwa permintaan Internet of Things di Indonesia kian tumbuh.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.