Press "Enter" to skip to content

Cara Konfigurasi HTTP di Ubuntu

Last updated on 06/02/2019

HTTP (Hypertext Transfer Protocol) adalah protokol yang mengatur komunikasi antara client dan server. Yang menjadi client adalah web browser atau perangkat lain yang dapat mengakses, menerima dan menampilkan konten web.

Cara berkomunikasi antara client dan server adalah client melakukan request ke server, kemudian server mengirimkan respon ke client. Respon tersebut dapat berupa file HTML yang akan ditampilkan di web browser ataupun data lain yang direquest oleh client. Semua kegiatan tersebut diatur oleh protokol HTTP yang kita bahas ini.

Paket untuk membangun web server http yang terkenal saat ini adalah apache2 dan nginx. Perbedaan antara apache2 dan nginx adalah

  • Agar dapat bekerja secara maksimal nginx hanya membutuhkan RAM dengan kapasitas yang lebih sedikit dibandingkan dengan apache yang lebih banyak karena akan membuat proses pada setiap permintaan
  • Apache memiliki pengaturan yang lebih baik dari pada nginx, karena apache mendukung pengaturan tingkat lanjut yang dapat membuat web menjadi lebih baik
  • Apache telah mendukung (support) pada banyak sistem operasi dibandingkan dengan nginx

Installasi

1. Pertama install salah satu paket untuk membangun web server, di sini kita akan menggunakan apache2. Untuk menginstall apache2 cukup masukkan perintah #apt-get install apache2

2. Setelah apache2 terinstall, tanpa konfigurasi apapun apache2 sudah dapat berjalan dan dapat diakses oleh client hanya dengan cara mengakses lewat web browser dengan menggunakan alamat ip dari web server

Mengubah Tampilan HTML Web Server

1. Pertama masuklah ke file html yang menyimpan tampilan html web proxy dengan perintah #nano /var/www/html/index.html

2. Lalu setelah masuk ke file tampilan carilah kata “Ubuntu Logo” dengan cara menekan tombol ctrl+w. Setelah itu ubahlah kalimat yang berada di bawah floating element menjadi “Blog Nguprek” kemudian save perubahan tersebut

3. Setelah itu restart service apache2 dengan perintah #service apache2 restart

4. Lalu masuk ke client buka web browser lalu buka alamat ip dari web server. Maka tampilan web server akan berubah

Mengubah Direktori dari File HTML Web Server

1. Pertama buatlah file index.html pada direktori yang berbeda. Kita akan membuatnya pada direktori /home/jr maka perintah untuk membuatnya adalah #nano /home/jr/index.html

2. Lalu setelah masuk buatlah tampilan HTML yang berisi judul <h1>Blog Nguprek</h1> dan paragraf <p>Selamat Datang</p>

3. Lalu masuk ke konfigurasi 000-default.conf untuk mengubah direktori dari web server yang semula berada di /var/www/html/index.html menjadi di /home/jr/index.html

4. Setelah masuk ke konfigurasi 000-default.conf ubah pada bagian DocumentRoot yang semula /var/www/html/index.html mejadi /home/jr/index.html lalu tambahkan perintah <directory /home/jr> untuk memperbolehkan web server menampilkan file html yang berada di direktori /home/jr

Keterangan :

DocumentRoot : Digunakan untuk mengubah direktori file html

<Directory /home/jr> : Untuk menarget direktori /homr/jr

AllowOverride : digunakan untuk mengizinkan tindakan lebih lanjut pada direktori /home/jr

Require all granted : mengizinkan agar direktori /home/jr dapat diakses oleh client web browser

5. Kemudian restart service apache2 dengan perintah #service apache2 restart

Advertisements

6. Lalu cek tampilan web server dengan membukanya lewat web browser client. Maka tampilannya akan seperti yang sudah kita konfigurasi tadi

Comments are closed.

Mission News Theme by Compete Themes.
%d bloggers like this: