Konfigurasi Inter VLAN Routing di Cisco Packet Tracer

Inter VLAN routing adalah metode untuk menghubungkan tiap PC yang berbeda vlan agar dapat saling berkomunikasi. Inter VLAN routing membutuhkan perangkat layer 3 untuk membuat vlan saling terhubung dalam topologi ini kita menggunakan multilayer switch. Routing on stick juga merupakan inter vlan routing, metode ini menggunakan router sebagai perangkat layer 3.

Topologi

 

Langkah-Langkah

1. Pertama buka aplikasi cisco packet tracer.

2. Buatlah topologi seperti gambar di atas menggunakan satu multilayer switch seri 3560, satu switch seri 2960, dan 3 PC.

3. Setelah itu masuk ke switch0 buka menu CLI.

Konfigurasi CLI switch0 :
Switch>en (masuk ke switch0)
Switch#conf t (masuk ke konfigurasi switch)
Switch(config)#int fa0/2 (masuk ke konfigurasi interface fast ethernet 0/2)
Switch(config-if)#switchport access vlan 10 (membuat port menjadi anggota vlan 10)
Switch(config-if)#ex (keluar dari interface fast ethernet 0/2)
Switch(config)#int fa0/3 (masuk ke konfigurasi interface fast ethernet 0/3)
Switch(config-if)#switchport access vlan 20 (membuat port menjadi anggota vlan 20)
Switch(config-if)#ex (keluar dari interface fast ethernet 0/3)
Switch(config)#int fa0/4 (masuk ke konfigurasi interface fast ethernet 0/4)
Switch(config-if)#switchport access vlan 30 (membuat port menjadi anggota vlan 30)
Switch(config-if)#ex (keluar dari interface fast ethernet 0/4)
Switch(config)#int fa0/1 (masuk ke konfigurasi interface fast ethernet 0/1)
Switch(config-if)#switchport mode trunk (membuat port menjadi mode trunking)

 

4. Selanjutnya masuk ke CLI dari multilayer switch.

Konfigurasi CLI mulilayer switch :
Switch>en (masuk ke multilayer switch)
Switch#conf t (masuk ke konfigurasi terminal)
Switch(config)#int fa0/1 (masuk ke konfigurasi interface fast ethernet 0/1)
Switch(config-if)#switchport trunk encapsulation dot1q (mengaktifkan protokol trunking)
Switch(config-if)#switchport mode trunk (mengubah port menjadi mode trunk)
Switch(config-if)#ex (keluar dari interface fast ethernet 0/1)
Switch(config)#int vlan 10 (masuk ke interface vlan 10)
Switch(config-if)#ip add 192.168.10.1 255.255.255.0 (memberikan ip address dan netmask)
Switch(config-if)#int vlan 20 (masuk ke interface vlan 20)
Switch(config-if)#ip add 192.168.20.1 255.255.255.0 (memberikan ip address dan netmask)
Switch(config-if)#int vlan 30 (masuk ke interface vlan 30)
Switch(config-if)#ip add 192.168.30.1 255.255.255.0 (memberikan ip address dan netmask)
Switch(config-if)#ex (keluar dari interface vlan 30)
Switch(config)#ip routing (mengaktifkan protokol peroutingan)
Switch(config)#vlan 10 (mengaktifkan interface vlan 10)
Switch(config-vlan)#vlan 20 (mengaktifkan interface vlan 20)
Switch(config-vlan)#vlan 30 (mengaktifkan interface vlan 30)

 

5. Tambahkan konfigurasi IP Address, Netmask, dan Gateway pada setiap PC sesuai dengan topologi dengan netmask /24. Buka PC masuk ke Desktop > IP Configuration.

    • PC0Konfigurasi dari PC0 :
      IP Address : 192.168.10.2
      Subnet Mask : 255.255.255.0
      Gateway : 192.168.10.1 (IP Address vlan 10 di multilayer switch)
    • PC1Konfigurasi dari PC0 :
      IP Address : 192.168.20.2
      Subnet Mask : 255.255.255.0
      Gateway : 192.168.20.1 (IP Address vlan 20 di multilayer switch)
    • PC2Konfigurasi dari PC0 :
      IP Address : 192.168.30.2
      Subnet Mask : 255.255.255.0
      Gateway : 192.168.30.1 (IP Address vlan 30 di multilayer switch)

 

6. Langkah terakhir adalah dengan mengecek ping setiap PC, maka hasil dari setiap ping akan menghasilkan output Successful.