Press "Enter" to skip to content

Konfigurasi Web Mail di Debian (Squirrelmail)

Last updated on 11/02/2019

Pengertian Web Mail

Apa itu webmail? webmail adalah suatu layanan email yang dapat diakses melalui sebuah browser. Webmail merupakan salah satu kategori dari website dan klien email yang menggunakan halaman Web sebagai media untuk mengelola email di sisi klien. Berarti webmail bukanlah paket yang menjalankan mail server namun hanya menampilkan service email yang dijalankan oleh mail server (postfix). Dengan kelebihan dan kemudahan yang dimiliki webmail yaitu bisa diakses di komputer yang berbeda secara langsung tanpa harus menyetting ulang layanan. Dengan menggunakan web mail, email anda akan dapat diakses dimana saja hanya dengan membuka web browser.

Baca juga : Mengenal Tentang Mail Server

Manfaat Web Mail

  1. Mengirim Email
  2. Membaca Email
  3. Menghapus Email
  4. Membalas Email
  5. Menyimpan Email
  6. Meneruskan Email
  7. Mengembalikan Email yang sudah terhapus ke tempat semula
  8. Menggunakan lampiran dokumen
  9. Mencetak Email
  10. dapat mengorganisir email milik kita dengan leluasa

Langkah-Langkah

1. Pertama install semua paket yang dibutuhkan untuk membangun sebuah web mail menggunakan perintah #apt-get install apache2 postfix squirrelmail dovecot-imapd dovecot-pop3d

Keterangan :

  • apache2 : paket yang digunakan untuk membangun web server
  • postfix : paket yang digunakan untuk membangun mail server
  • squirrelmail : paket yang digunakan untuk membangun web mail
  • dovecot-imapd : paket yang digunakan untuk menjalankan service imap3
  • dovecot-pop3d : paket yang digunakan untuk menjalankan service pop3

2. Kemudian ubah file konfigurasi dari postfix dengan menggunakan perintah #nano /etc/postfix/main.cf

3. Lalu tambah konfigurasi baru pada bagian paling bawah pada konfigurasi, tambahkan home_mailbox = Maildir/ agar semua email akan tersimpan pada direktori Maildir

4. Lalu konfigurasi ulang postfix dengan menggunakan perintah #dpkg-reconfigure postfix

5. Lalu akan muncul kotak informasi saat mengkonfigurasikan postfix, lali pilih ok

6. Lalu muncul menu berikutnya yang akan menentukan postfix berjalan dengan mode yang berbeda sesuai dengan pilihan user. Pilih pada pilihan Internet Site

Keterangan : 

No configuration : Mail server akan menjadi mode yang kosong yang tidak memiliki konfigurasi

Internet Site : Mail server akan terkonfigurasi menggunakan smtp

Internet with Smarthost : Mail server akan mengirimkan email menggunakan service smtp via smarthost

Satellite System : Semua email akan dikirimkan oleh perangkat yang berbeda yang bernama smarthost

Local Only : Email yang akan terkirim hanya email dari user local

7. Disini kita harus memasukkan alamat dns yang nantinya akan digunakan sebagai alamat email (ex : sukijan@nguprek.com) sudah terkonfigurasi, bila dns belum terkonfigurasi maka gunakan saja nama server untuk konfigurasi ini

8. Lalu untuk Root and postmaster mail recepient ini memiliki maksud agar semua email dapat teralihkan menuju user root, kolom ini bisa diisi dengan user utama yang ada dalam server. Tetapi kami menyarankan untuk dikosongi pada bagian ini

9. Jika ingin menambahkan alamat domain lain tambahkan pada menu ini. Jika tidak, domain tersebut dapat berjalan dari prioritas paling tinggi dari kiri

10. Pilih no pada bagian ini, jika kamu memilih yes akan membuat web mail menjadi lambat

11. Karena disini saya menggunakan ip address lokal dan juga antara mail server dan web mail tidak terpisah, maka pada menu ini tidak usah diubah konfigurasinya. Tetapi dapat juga ditambah dengan network address dari jaringan yang menghubungkan server dengan client.

12. Lalu untuk procmail pilih no

13. Pada menu ini kita dapat melimit ukuran email dalam satuan bytes. Untuk menonaktifkan limitasi ini maka kita tinggal memasukkan angka 0 agar limitasi tidak aktif

14. Pada bagian local address extension character buat menjadi default yaitu menggunakan character +

15. Lalu untuk pemilihan protokol ip, pilih IPv4 agar service mail server hanya kan berjalan pada protokol IPv4

16. Lalu masuk ke konfigurasi Dovecot. Ubah file konfigurasi dovecot yang berada pada direktori /etc/dovecot/conf.d/10-mail.conf

17. Lalu ubah mail location dari dovecot menjadi mail_location = maildir:~/Maildir. Kemudian save file

18. Setelah itu masuk ke file konfigurasi apache2 dengan perintah #nano /etc/apache2/apache2.conf

19. Lalu tambahkan konfigurasi baru yaitu Include /etc/squirrelmail/apache.conf pada bagian bawah Include the virtual host configuration yang memiliki fungsi untuk menambahkan virtual host dari squirrelmail

20. Setelah tadi virtual host squirrelmail telah dimasukkan ke apache2, kini kita harus melakukan konfigurasi pada squirrelmail apache dengan perintah #nano /etc/squirrelmail/apache.conf

21. Setelah itu ganti nama Alias dari squirrelmail, tambahkan text /mail pada bagian Alias

22. Kemudian buatlah user baru dengan nama mail1 yang digunakan sebagai pengirim pesan

23. Lalu buat user mail2 yang berfungsi sebagai penerima pesan yang dikirim user mail1

24. Lalu mulai ulang semua service yang diperlukan web mail server agar dapat berjalan dengan baik seperti service apache2, postfix, dan dovecot

25. Lalu buka web mail melalui browser client dengan memasukkan alamat ip dari server dan juga /mail pada belakang alamat ip server (192.168.16.1/mail). Kemudian login menggunakan mail1 yang telah dibuat pada server

26. Lalu buatlah email baru dengan mengklik menu compose, lalu masukkan alamat user mail yang ingin dituju (mail2), subjek dari email, dan juga isi dari email tersebut. Dan jangan lupa untuk mengirimkan email tersebut dengan mengklik pada tombol send

27. Kemudian lakukan logout untuk mail1, kemudian login menggunakan mail2. Maka email yang telah dibuat di mail1 akan masuk pada inbox mail2

Advertisements

Sekian dan terima kasih, semoga bermanfaat.

Comments are closed.

Mission News Theme by Compete Themes.
%d bloggers like this: