Press "Enter" to skip to content

Perawatan Harddisk Menggunakan Disk Defragment

Pernahkah kalian mendengar istilah Disk Defragment. Bagi yang laptop ataupun komputer nya lambat tentu pernah mencari solusi untuk mengatasinya, salah satunya adalah disk defragment. Defragmenter, apabila diartikan secara harafiah, berarti melakukan proses defragmentasi. Defragmenter ini banyak direkomendasikan untuk mempercepat kinerja laptop ataupun komputer tetapi apakah kalian tahu arti dari Disk Defragmenter itu sendiri?

 

Pengertian Disk Defragment

Disk Defrag/Defragment memiliki arti yaitu merapihkan file file yang ada di hardisk supaya tidak berceceran dan berantakan. Defrag bukan berarti merapihkan dan menyusun file dalam folder, tetapi defrag berarti merapihkan kembali lokasi file dalam sektor di hardisk agar sektor -sektor kosong dan sektor – sektor yang terisi dalam hardisk tersusun secara urut sehingga alokasi sektor tidak berantakan.

 

Bagaimana proses Disk Defragment terjadi?

Saat ada file lama yang telah terhapus, maka akan ada sektor kosong yang ada di hardisk. Dengan Disk Defragment sektor yang kosong tersebut akan di isi oleh file baru supaya sektor hardisk menjadi rapi dan tidak berantakan.

 

Apa dampak dari file dan juga dokumen yang tidak teratur letaknya?

Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat terjadi ketika file dan juga data di dalam hardisk defragment anda tidak teratur :

  • Proses pencarian dan eksekusi file atau data menjadi lambat, karena hardisk defragment kesulitan mencari data dan juga file yang tidak teratur.
  • Proses loading menjadi lebih lambat.
  • Bisa saja mengalami gangguan pada hardisk defragment, seperti bad sector.
  • Ada beberapa file ataupun data penting anda yang mungkin mengalami corrupt.

 

Apa Pengaruhnya ? 

Kinerja hardisk kita jadi lebih cepat karena file tersusun dengan rapi. Penyebab isi file hardisk berantakan karena proses copy data atau proses instalasi software. Saat software di install maka sektor sektor dalam hardisk akan terisi dan saat kita uninstall maka sektor yang terpakai tersebut akan kosong sehingga mengakibatkan beberapa sektor kosong.

 

Bagaimanakah Cara Melakukan Disk Defragment?

1. Pertama buka File Explorer, kemudian klik kanan pada salah satu hardisk. Lalu klik pada properties.

 

2. Kemudian klik pada menu Tools, pilih button Optimize.

 

3. Setelah itu akan muncul window Disk Defragment. Untuk memulai Defrag pilih salah satu partisi kemudian klik button Optimize.

 

4. Kemudian proses defragment dimulai dengan menganalisa terlebih dahulu isi dari partisi.

 

5. Kemudian Disk Defrag akan merelokasi isi dari partisi.

 

6. Setelah direlokasi kemudian di defrag untuk merapikan isi partisi.

 

7. Lalu setelah terdefrag, partisi akan di konsolidasi.

 

8. Setelah semua proses selesai maka tanggal pada kolom Last run akan berubah.

Advertisements

 

Semoga Bermanfaat 🙂

Comments are closed.

Mission News Theme by Compete Themes.

Pin It on Pinterest