Press "Enter" to skip to content

Mengenal Antara Bridge dan Switch dalam Jaringan

Last updated on 21/02/2019

Dalam artikel kali ini, kita akan belajar tentang bridge dan switch dalam suatu jaringan komputer.

Bridge

Pengertian Bridge
Bridge atau network bridge dalam istilah bahasa Indonesia disebut dengan jembatan jaringan yaitu sebuah perangkat jaringan yang digunakan untuk memperluas jaringan atau membuat sebuah segmen jaringan. Dalam Lapisan OSI Layer, Bridge beroperasi di layer data link. Bridge mampu menghubungkan sesama jaringan LAN. Selain itu, bridge juga digunakan untuk menghubungkan tipe jaringan komputer yang berbeda. Ada empat jenis teknologi bridging jaringan: simple bridging, multiport bridging, learning or transparent bridging, and source route bridging.
 
Simple Bridging
Simple bridging menghubungkan dua segmen jaringan, biasanya dengan beroperasi secara transparan dan memutuskan berdasarkan frame-by-frame apakah akan meneruskan dari satu jaringan ke yang lain. Bridge mengurangi tabrakan dengan membuat domain tabrakan terpisah di kedua sisi bridge. Teknik store and forward biasanya digunakan sehingga sebagai bagian dari penerusan integritas frame diverifikasi pada jaringan sumber dan penundaan CSMA/CD ditampung pada jaringan tujuan.
 
Multiport Bridging
Multiport bridging menghubungkan beberapa jaringan dan beroperasi secara transparan untuk memutuskan secara frame-by-frame apakah akan meneruskan traffic. Selain itu multiport bridging harus memutuskan ke mana harus meneruskan lalu lintas. Seperti simple bridging, multiport bridging biasanya menggunakan operasi store and forward.
 
Transparent Bridging
Transparent bridging menggunakan tabel yang disebut basis informasi penerusan untuk mengontrol penerusan frame antar segmen jaringan. Tabel mulai kosong dan entri ditambahkan saat bridge menerima frame. Dalam konteks jembatan dua port, orang dapat menganggap basis informasi penerusan sebagai basis data penyaringan. Bridge membaca alamat tujuan frame dan memutuskan untuk meneruskan atau memfilter. Jika bridge menentukan bahwa host tujuan berada di segmen lain di jaringan, itu meneruskan frame ke segmen itu. Jika alamat tujuan milik segmen yang sama dengan alamat sumber, bridge menyaring frame, mencegahnya mencapai jaringan lain dimana tidak diperlukan.
 
Fungsi dari Bridge
Fungsi dari bridge adalah sebagai berikut.
  • Sebagai Penghubung Dua Jaringan di Tempat Jauh
    Lebih ekonomis untuk memiliki LAN yang terpisah di masing-masing bangunan dan menghubungkannya dengan bridge
  • Otonomi dari Masing-Masing Jaringan
    Seperti di jaringan perkantoran, setiap departemen memiliki kepentingannya masing-masing, memiliki komputer pribadi, workstation, dan servernya sendiri. Setiap departemen yang tujuan berbeda akan lebih baik dengan jaringan yang berbeda namun terhubung dengan menggunakan bridge.
  • Untuk Mengakomodasi Beban Jaringan
    Misalkan di universitas banyak workstation yang kelebihan beban karena banyak dipakai oleh mahasiswa & dosen untuk dipakai meminta file yang berada di mesin file server. Jika ukuran file besar, maka akan menghambat penyimpanan di LAN tunggal, sehingga akan lebih baik menggunakan dua LAN yang dihubungkan dengan bridge.

Switch

Pengertian Switch
Switch adalah sebuah perangkat keras yang terdapat pada jaringan komputer yang berfungsi sebagai alat penghubung antar komputer. Switch pun bekerja pada lapisan data link. Sebenarnya cara kerja yang dimiliki switch pun hampir sama dengan Bridge, hanya bedanya switch memiliki beberapa port sehingga switch pun seringkali disebut juga sebagai “Multi Ports bridge”. Biasanya, Switch digunakan di jaringan yang menggunakan Topologi star.
Fungsi dari Switch
  • Menerima Sinyal dari Data ke Komputer
  • Mentransmisikan Data dari Server ke dalam Jaringan
  • Memperkuat Sinyal Transmisi dari Server Menuju Client
  • Mengatur dan Membatasi Jumlah Paket Data Transmisi ke Client
  • Sebagai Central Connection Point
  • Berfungsi Sebagai Repeater

Perbedaan Antara Bridge dan Switch

Switch pada dasarnya multiport bridge. Meski keduanya merupakan tipe perangkat yang melakukan fungsi yang sama, yaitu mensegmentasi LAN ke dalam collision domain yang terpsisah. Berikut ini adalah beberapa perbedaan antara bridge dan switch:
  • Kebanyakan bridge hanya memiliki 2-4 port, sedangkan switch bisa memiliki port sampai ratusan
  • Bridge merupakan software based sedangkan switch merupakan hardware based dan menggunakan chip saat membuat keputusan dalam forwarding data, yang mana lebih cepat daripada bridge
  • Switch bisa mempunyai multiple spanning-tree sedangkan bridge hanya bisa satu
  • Switch bisa mempunyai multiple broadcast domain
Sumber :
https://www.nesabamedia.com/pengertian-bridge-dan-fungsi-bridge/
https://dosenit.com/jaringan-komputer/hardware-jaringan/fungsi-switch
https://en.wikipedia.org/wiki/Bridging_(networking)

Comments are closed.

Mission News Theme by Compete Themes.
%d bloggers like this: