5 Framework PHP Terbaik di Tahun 2020

5 Framework PHP Terbaik di Tahun 2020

Framework atau bahasa indonesianya kerangka kerja adalah sebuah software untuk memudahkan para programmer membuat aplikasi atau web yang isinya adalah berbagai fungsi, plugin, dan konsep sehingga membentuk suatu sistem tertentu. Dengan menggunakan framework, sebuah aplikasi akan tersusun dan terstruktur dengan rapi. Pada bahasa pemrograman php terdapat banyak framework yang dapat memudahkan pengkodingan PHP.

 

Berikut ini adalah daftar Framework PHP terbaik :

1. Laravel

Laravel adalah framework aplikasi web dengan sintaksis yang ekspresif dan elegan. Laravel ini berbasis PHP yang open source, menggunakan konsep model–view–controller. Laravel berada dibawah lisensi MIT, dengan menggunakan GitHub sebagai tempat berbagi kode. Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Sitepoint, Laravel adalah framework yang paling banyak digunakan oleh developer. Laravel sendiri memang memiliki banyak fitur yang dapat membantu developer untuk membuat aplikasi lebih cepat.

 

2. Codeigniter

CodeIgniter merupakan aplikasi sumber terbuka yang berupa kerangka kerja PHP dengan model MVC untuk membangun website dinamis dengan menggunakan PHP. CodeIgniter memudahkan pengembang web untuk membuat aplikasi web dengan cepat mudah dibandingkan dengan membuatnya dari awal. CodeIgniter dikenal dengan kemudahan penggunaan, kinerja yang baik, serta kecepatannya. Berbeda dengan Symfony, framework PHP yang satu ini cocok untuk digunakan di akun shared hosting atau jika kamu ingin menggunakan framework yang memiliki footprint kecil.

 

3. Symfony

Symfony adalah satu set komponen PHP yang dapat digunakan kembali dan kerangka kerja PHP untuk proyek web. Framework PHP terbaik yang satu ini lebih cocok untuk developer yang sudah mahir. Symfony sendiri memang dibuat dengan tujuan untuk membuat aplikasi di level korporat. Contoh website yang menggunakan Symfony adalah Askeet dan Yahoo! Bookmarks. Framework PHP ini memang memiliki banyak fitur dan bisa digunakan untuk banyak hal. Namun, Symfony sendiri bekerja sedikit lebih lambat jika dibanding dengan framework yang lain.

 

4. Zend

Zend Framework adalah framework aplikasi web berorientasi objek yang open source yang diimplementasikan dalam PHP. Framework ini pada dasarnya adalah kumpulan paket-paket berbasis PHP. Framework ini menggunakan berbagai paket dengan menggunakan Komposer. Zend Framework memiliki banyak pengguna dan komunitas yang besar. Karena komunitas yang besar, Zend Framework memiliki banyak dukungan dan basis pengguna yang aktif.

 

5. CakePHP

Bagi kamu yang baru mulai menggunakan framework PHP, CakePHP yang paling tepat. CakePHP berfokus pada pengembangan yang cepat. Jadi jika kamu perlu melakukan pengembangan website dalam waktu singkat, CakePHP bisa menjadi pilihan yang tepat. Dengan kemudahan penggunaan, skalabilitas, dan sistem support yang terus bertumbuh, CakePHP bisa menjadi pilihan untuk proyekmu selanjutnya.

Bahasa Pemrograman Yang Sedang Populer di Masa Sekarang

Bahasa Pemrograman Yang Sedang Populer di Masa Sekarang

Bahasa pemrograman merupakan untaian kata-kata berupa instruksi atau perintah-perintah yang biasanya terdiri dari banyak baris yang bisa dimengerti oleh komputer. Di zaman sekarang telah banyak terlahir bahasa bahasa pemrograman terbaru yang tidak kalah saing dengan bahasa pemrograman lama, tetapi bahasa pemrograman yang lama pun selalu mengalami perkembangan.

 

Berikut ini daftar bahasa pemrograman terpopuler :

  1. Python

Python adalah bahasa pemrograman interpretatif multiguna dengan filosofi perancangan yang berfokus pada tingkat keterbacaan kode. Python diklaim sebagai bahasa yang menggabungkan kapabilitas, kemampuan, dengan sintaksis kode yang sangat jelas, dan dilengkapi dengan fungsionalitas pustaka standar yang besar serta komprehensif. Python juga didukung oleh komunitas yang besar.

Python ini memiliki script lebih ringkas dari pada bahasa pemrograman lainnya. Python dapat digunakan untuk berbagai keperluan pengembangan perangkat lunak dan dapat berjalan di berbagai platform sistem operasi. Bahasa pemrograman python saat ini sedang populer dan banyak digunakan oleh para programmer untuk membuat aplikasi desktop dan lain-lain.

 

2. Java

Java adalah bahasa pemrograman yang dapat dijalankan di berbagai komputer termasuk di android. Bahasa ini banyak mengadopsi sintaksis yang terdapat pada C dan C++ namun dengan sintaksis model objek oriented programming (OOP) yang lebih sederhana serta dukungan rutin-rutin aras bawah yang minimal.

Karena fungsionalitasnya yang memungkinkan aplikasi java mampu berjalan di beberapa platform sistem operasi yang berbeda, java dikenal pula dengan slogannya, “Tulis sekali, jalankan di mana pun”. Bahasa pemrograman java ini biasa digunakan untuk mengembangkan aplikasi android. Saat ini java merupakan bahasa pemrograman yang paling populer digunakan, dan secara luas dimanfaatkan dalam pengembangan berbagai jenis perangkat lunak aplikasi ataupun aplikasi.

 

3. PHP

PHP (Hypertext Pre-processor) merupakan bahasa pemrograman yang paling banyak digunakan untuk pemrograman web. Selain karena gratis, PHP banyak digunakan karena bahasa pemrograman ini merupakan server side scripting yang memang dirancang untuk membangun website dinamis. Selain itu banyak website-website ternama seperti Facebook, WordPress, ataupun Digg yang menggunakan PHP dalam pengembangannya. Selain itu PHP memiliki banyak framework yang memudahkan proses pengkodingan suatu program. PHP pertama kali dikembangkan oleh Rasmus Lerdrorf.

 

4. C#

C# atau C Sharp adalah bahasa pemrograman yang dikembangkan oleh Microsoft. C# ini menggabungkan prinsip dari C dan C++. C# ini banyak digunakan untuk mengembangkan software yang menggunakan platform Windows. C Sharp biasa digunakan untuk membuat aplikasi desktop CLI maupun GUI.

 

5. Kotlin

Kotlin adalah sebuah bahasa pemrograman dengan pengetikan statis yang berjalan pada Mesin Virtual Java ataupun menggunakan kompiler LLVM yang dapat pula dikompilasikan kedalam bentuk kode sumber JavaScript. Pengembang utamanya berasal dari tim programer dari JetBrains yang bermarkas di Rusia. Meskipun sintaksisnya tidak kompatibel dengan bahasa Java, Kotlin didesain untuk dapat bekerja sama dengan kode bahasa Java dan bergantung kepada kode bahasa Java dari class library Java yang ada, seperti berbagai framework Java yang ada. Tim Pengembang memutuskan menamakannya Kotlin dengan mengambil nama dari sebuah pulau di Rusia, sebagaimana Java yang mengambil nama dari pulau Jawa di Indonesia. Setelah Google mengumumkan bahwa Kotlin menjadi bahasa kelas satu bagi Android, maka bersama Java dan C++, Kotlin menjadi bahasa resmi untuk pengembangan aplikasi-aplikasi Android.

Belajar Perulangan (Looping) Menggunakan Bahasa C / C++ Beserta Contoh Program

Belajar Perulangan (Looping) Menggunakan Bahasa C / C++ Beserta Contoh Program

Perulangan (Looping) adalah sebuah perintah yang mengeksekusi blok pernyataan berulang-ulang sesuai perintah yang telah ditentukan. Misalnya kita akan mencetak sebuah kata “Halo Kamu” sebanyak 5 kali, maka hal ini dapat dibuat dengan 2 cara yaitu:

Terlihat dari 2 cara diatas, lebih mudah menggunakan cara berapa ? Ya, lebih mudah menggunakan cara kedua daripada cara kesatu. Jika menggunakan cara 1 dengan jumlah pernyataan 100 kali maka tidak akan efisien dan membuang tenaga, Karena itu dirancanglah sebuah looping menggunakan Bahasa pemograman C/C++ agar membuat pekerjaan menjadi lebih efisien dan mudah.

  • Syarat agar terpenuhi sebuah perulangan (Looping) :

  1. Inisialisasi adalah tahap mempersiapkan kondisi awal untuk melakukan sebuah pengulangan. Tahap ini merupakan tahap sebelum memasuki tahap perulangan. Misalnya mengisi variabel sebagai nilai awal.
  2. Proses adalah tahap bagian pengulangan dengan melakukan proses yang akan dilakukan secara berulang-ulang sesuai dengan perintah.
  3. Iterasi adalah tahap ini terjadi dalam bagian pengulangan dengan menambahkan pengulangan agar terus berjalan.
  4. Terminasi adalah tahap berhentinya sebuah pengulangan. Tahap ini merupakan tahap yang sangat penting dalam pengulangan, karena kalau tidak berhenti maka pengulangan akan menambah terus dan menjadi pengulangan tanpa henti.
  • Macam – macam struktur perulangan
  1. Pengulangan For

Struktur Pengulangan for digunakan untuk memproses pengulangan sesuai dengan jumlah pengulanganya. Struktur for memiliki kelebihan yaitu lebih efiisien dikarenakan susunanya yang lebih sederhana dan lebih mudah dipahami.

  • Bentuk Umum struktur perulangan for :

  • Inisialization yaitu untuk memberikan nilai awal untuk variable dan hanya dijalankan sekali saja.
  • condition yaitu jika bernilai true maka looping dilanjutkan dan dieksekusi, dan jika loop berhentui statement akan diabaikan dan tidak dieksekusi.
  • Statement yaitu berisi perintah yang akan dijalankan / output.
  • Increase yaitu menjalankan perintah secara increment (++) atau decrement (–).

 

  • Contoh program perulangan for dan penjelasan :

#include “stdio.h”
main(){
int k;
for(k=0; k<10; k++){
printf (“Hai Dia\n”);

return 0;

}
}


 

Output :

Detail :

  • #include adalah preprocessor directive atau ditandai dengan tanda (#). Baris ini tidak diikutsertakan untuk dieksekusi melaikan adalah sebuah compiler. #iclude juga menyertakan header file standart stdio.h yang merupakan library deklarasi standart I/O pada bahasa pemograman C. Library ini digunakan karena fungsi-fungsi yang terdapat di library akan digunakan di program.
  • main () baris ini digunakan untuk awalan dari deklarasi fungsi main. Fungsi main digunakan untuk memulai seluruh program C untuk dieksekusi. Fungsi main akan dieksekusi pertama kali dan semua program C wajib menggunakan fungsi main. Fungsi main diikuti oleh tanda () yang berarti merupakan sebuah fungsi. Tanda pada fungs main dapat berisi sebuah argumen didalamnya. Setelah fungsi main akan diikuti sebuah deklarasi formal dan dituliskan diantara kurung kurawal.
  • Int k; adalah tipe data yang digunakan dalam program. variable tidak boleh sama dan jika tipe data sama maka bisa menggunakan tanda koma agar lebih efisien. misalnya int a,b,c;.
  • printf (“Hai Dia\n”); adalah untuk mencetak kalimat sesuai pernyataan yang telah diberikan. Perintah ini juga harus diikuti dengan tanda () dan tanda titik koma (;) diakhir kalimat, pernyataan harus diapit tanda petik (“”). 
  • Return 0; digunakan agar fungsi main () agar berakhir dan mengembalikan sesuai dengan kondisi awal. Return juga merupakan cara untuk mengakhiri sebuah program.

2. Perulangan While

Struktur perulangan while adalah perulangan yang melakukan pengecekan kondisi diawal blok perulangan. Biasanya perulangan mengeksekusi jika kondisi terpenuhi (bernilai benar) dan jika kondisi tidak terpenuhi (tidak benar) maka perulangan tidak dapat dieksekusi oleh program.

  • Bentuk umum struktur perulangan while :

  • Contoh program perulangan while

#include <iostream>
using namespace std;
int main(){
int x;
x = 0;
while (x<8){
cout<<“Good Morning\n”;
x++;
}
return 0;
}

Output:

Penjelasan

1.#include <iostreame> adalah preprocessor directive atau ditandai dengan tanda (#). Baris ini tidak diikutsertakan untuk dieksekusi melaikan adalah sebuah compiler. #iclude juga menyertakan header file standart iostreame yang merupakan library deklarasi standart I/O pada bahasa pemograman C++. Library ini digunakan karena fungsi-fungsi yang terdapat di library akan digunakan di program.

2. int main () baris ini digunakan untuk awalan dari deklarasi fungsi main. Fungsi main digunakan untuk memulai seluruh program C++ untuk dieksekusi. Fungsi main akan dieksekusi pertama kali dan semua program C++ wajib menggunakan fungsi main. Fungsi main diikuti oleh tanda () yang berarti merupakan sebuah fungsi. Tanda pada fungs main dapat berisi sebuah argumen didalamnya. Setelah fungsi main akan diikuti sebuah deklarasi formal dan dituliskan diantara kurung kurawal.

3. int x; yaitu digunkan untuk mendlekrasikan variabel x sebagai indeks perulangan. 

4. x = 0; digunakan untuk menginisialisasi nilai terhadap variable x.

5. While (x<8) berarti melakukan perulangan  kurang dari 8 dan perulangan akan berhenti

6. Cout<<“Good Morning\n”; digunakan untuk mencetak tulisan Good morning sebanyak perintah. dan \n berarti enter / ganti baris.

7. x++ berarti menaikkan nilai x sampai x bernilai kurang dari 7 dan berhenti. 

8. return 0; berarti mengakhiri program. 

3. Perulangan do-while

Struktur perulangan while dan do-while sangat berbeda, jika struktur while melakukan pemeriksaan kondisi diawal sedangkan pada struktur do-while melakukan pemeriksaan di bagian akhir. Struktur do-while akan melakukan minimal sekali proses untuk menjalankan statemen yang akan dilakukan perulangan meskipun kondisi tidak terpenuhi (bernilai salah ).

  • Bentuk Struktur do-while 

  • Contoh program perulangan do-while

#include <iostream>
using namespace std;
int main(){
int y;
y = 5;
do{
cout<<“Thank you\n”;
y++;
}
while (y<10);
return 0;
}


Output

Detail:

1.#include <iostreame> adalah preprocessor directive atau ditandai dengan tanda (#). Baris ini tidak diikutsertakan untuk dieksekusi melaikan adalah sebuah compiler. #iclude juga menyertakan header file standart iostreame yang merupakan library deklarasi standart I/O pada bahasa pemograman C++. Library ini digunakan karena fungsi-fungsi yang terdapat di library akan digunakan di program.

2. int main () baris ini digunakan untuk awalan dari deklarasi fungsi main. Fungsi main digunakan untuk memulai seluruh program C++ untuk dieksekusi. Fungsi main akan dieksekusi pertama kali dan semua program C++ wajib menggunakan fungsi main. Fungsi main diikuti oleh tanda () yang berarti merupakan sebuah fungsi. Tanda pada fungs main dapat berisi sebuah argumen didalamnya. Setelah fungsi main akan diikuti sebuah deklarasi formal dan dituliskan diantara kurung kurawal.

3. int y; yaitu digunkan untuk mendlekrasikan variabel y sebagai indeks perulangan. 

4. y = 5, artinya menganalisasi nilai y yang akan di eksekusi terlebih dahulu. Jika tidak memenuhi pernyataan maka akan tetap mengeluarkan output minimal satu kali dan jika memenuhi makan baru mengeksekusi kondisi. 

5. While (y<10) ini adalah sebuah kondisi, dimana program akan melakukan eksekusi setelah eksekusi statemen.. 

6. y++ berarti menaikkan nilai y sampai y bernilai sama dengan 5 dan berhenti.

7. return 0; berarti mengakhiri program. 

Dalam menggunakan perulangan do-while kita harus lebih berhati-hati dan telitu saat mendifinisikan kondisi pada program.

  • Perbedaan Struktur perulangan while dan do-while
  1. While melakukan pengecekan kondisi diawal atau mengecek kondisi terlebih dahulu sebelum mengeksekusi statemen, sedangkan do-while pengecekan kondisi di akhir setelah eksekusi statemen.
  2. Struktur while jika kondisi tidak terpenuhi (bernilai salah) maka tidak akan dilakukan eksekusi ke tahap selanjutnya dan pada strukturbdo-while, jika kondisi tidak terpenuhi (salah) maka akan melakukan eksekusi statemen di blok perulangan 1 kali.
Mengenal Algoritma Pemograman

Mengenal Algoritma Pemograman

Algoritma adalah urutan langkah-langkah logis penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis yang terstruktur, runtut dan jelas. Langkah-langkah di algoritma haruslah logis yang nilanya dapat ditentukan benar atau salah. Algoritma merupakan metode dan tahapan sistematis dalam program.

Contoh algoritma dalam kehidupan sehari – hari

Adapun hal-hal yang harus diperhatikan dalam membuat algoritma :

  1. Teks algoritma berisi deskripsi langkah-langkah penyelesaian masalah.
  2. Setiap langkah harus didefinisikan dengan terstruktur, efektif dan jelas.
  3. Algoritma harus mempunyai input, output dan proses.
  4. Menggunakan notasi algoritmatik dan tidak ada notasi yang baku dalam penulisan algoritma.
  5. Algoritma harus efisien (membutuhkan waktu singkat dan memori yang sedikit)
  6. Jumlah langkah harus ada batasnya.
  7. Membuat algoritma yang dapat membantu dalam mengkonversikan suatu permasalahan kedalam bahasa pemograman.

Penulisan Algoritma

  1. Kalimat deskriptif

Kalimat deskriptif adalah kalimat yang menggunakan untaian kalimat untuk menjelaskan langkah-langkah penyelesaian masalah.

Contoh :

  1. Hitung Luas Trapesium

Algoritma :

  1. Mulai
  2. Masukan alas (a)
  3. Masukan sisi yang sejajar dengan alas (b)
  4. masukan tinggi (t)
  5. Hitung luas (L) yaitu 0,5*(a+b)*t
  6. Cetak Luas (L)
  7. Selesai

2. Flow Chart (bagan alir)

Flow chart adalah bagan atau simbol-simbol untuk menggambarkan aliran atau langkah-langkah untuk menyelesaikan masalah.

Simbol flowchart :

Contoh :

  1. Hitung luas limas

3. Pseudocode

Pseudocode adalah kode yang digunakan untuk menyatakan langkah-langkah penyelesaian masalah atau mirip dengan bahasa pemograman.

Contoh :

  1. Hitunglah luas lingkaran

program hitung_luas_lingkaran
deklarasi
var phi : float;
var r,luas:integer;
algoritma:
phi <– 3.14;

read(r); {diinput user}

luas <– phi * r *r;

write(luas);

Program adalah kumpulan pernyataan komputer dengan bahasa tertentu, secara umum program memiliki struktur bagian yaitu input, output, proses pengolahan data dan penyimpanan data.

Langkah-Langkah membuat Program

  1. Mendefinisikan masalah
  2. menentukan solusi
  3. memilih algoritma
  4. menulis program
  5. menguji program
  6. menulis dokumentasi
  7. merawat program