Cara Install dan Konfigurasi LDAP Server di Linux

Cara Install dan Konfigurasi LDAP Server di Linux

LDAP adalah kependekan dari Lightweight Directory Access Protocol. Dilihat dari kepanjangannya kita dapat menebak artinya yaitu suatu protocol untuk mengakses directory secara ringan. Disebut ringan karena LDAP inin menggunakan jaringan internet yang penggunaan paket-paketnya sangat ringan.

LDAP ini merupakan bagian dari Internet Protocol. LDAP ini digunakan untuk mengakses suatu directory misalnya directory telepon, directory email suatu perusahaan dan lain sebagainya. Pada LDAP ini tidak hanya membaca informasi, tetapi juga bisa menambah dan mengupdate informasi yang ada directory tersebut.

LDAP juga sudah dilengkapi SASL (Simple Authentication and Security Layer) untuk memerika dan memastikan apakah suatu user berhak dan diperbolehkan masuk atau tidak. Karena itulah LDAP juga banyak digunakan untuk single sign on, yaitu dengan sekali sign-on, user dapat mengakses berbagai aplikasi yang telah disediakan. Berikut ini cara konfigurasi dari LDAP.

 

Hal yang Diperlukan

  • Server telah terinstall dns server (redgrave.net)
  • IP LDAP Server adalah 192.168.99.1
  • IP Client adalah 192.168.99.2

 

Langkah-Langkah

1. Pertama buka linux dan login sebagai root, kemudian install slapd dan ldap-utils dengan cara # apt-get install slapd ldap-utils.

# apt-get install slapd ldap-utils

 

2. Setelah itu akan muncul menu untuk memasukkan password untuk admin ldap server.

 

3. Kemudian masukkan kembali password yang telah dimasukkan sebelumnya untuk memastikan password yang dimasukkan sudah benar.

 

4. Setelah install selesai, buka ldap.conf dengan perintah # nano /etc/ldap/ldap.conf lalu ubah di bagian BASE menjadi dns yang sudah kamu konfigurasi dan juga URI yaitu ip address dari dns server.

# nano /etc/ldap/ldap.conf

 

5. Setelah itu reconfigure ldap menggunakan perintah # dpkg-reconfigure slapd untuk mengkonfigurasi ulang ldap.

# dpkg-reconfigure slapd

 

 

6. Kemudian muncul menu Omit OpenLDAP, pilih No.

 

7. Lalu muncul menu DNS Domain Name, masukkan nama domain yang telah kamu konfigurasi.

 

8. Setelah itu, muncul menu Organization name isi seperti nama domain.

 

9. Kemudian masukkan password admin LDAP Server yang telah di konfigurasi pada awal penginstallan.

 

10. Lalu pilih HDB untuk Database Backend yang ingin digunakan.

 

11. Lalu pilih No agar database dari ldap tidak terhapus saat ldap teruninstal.

 

12. Pilih yes untuk memindahkan database lama dan akan diganti oleh database baru.

 

13. Pada pemilihan LDAPv2 Protocol pilih no agar protocol v2 tidak diterapkan.

 

14. Lalu cek LDAP dengan cara # ldapsearch -X, jika resultnya search memiliki item berapapun jumlahnya maka konfigurasi LDAP Berhasil.

# ldapsearch -X

 

15. Kemudian agar memanajemen LDAP agar lebih mudah, instal phpldapadmin sebagai GUI dengan perintah # apt-get install phpldapadmin.

# apt-get install phpldapadmin

 

16. Lalu ubah konfigurasi phpldapadmin dengan perintah # nano /etc/phpldapadmin/config.php, lalu ubah server name menjadi nama dns server yang telah terkonfigurasi, server host menjadi 127.0.0.1, server base ubah menjadi dc=redgrave dc=net, ubah login bind_id menjadi cn=admin, dc=redgrave, dc=net.

 

17. Setelah itu beralih pada client LDAP, buka browser kemudian buka alamat ip dari dns server dan tambah kata /phpldapadmin pada belakangnya. Maka akan tampil phpldapadmin, lalu klik login.

http://ipaddressdns/phpldapadmin

 

18. Lalu login menggunakan user pada config.php lalu masukkan password lalu klik authenticate.

 

19. Maka user akan terlogin dan siap untuk digunakan untuk memanajemen LDAP Server.

Advertisements

 

Semoga Bermanfaat

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.